Harianlabuanbajo– Frans Subur, warga Kota Labuan Bajo, Manggarai Barat mengungkapkan ke publik soal tabir gelap mafia tanah di Kota Super premium.
Pasalnya, sebagai salah satu korban yang mengalami prilaku buruk mafia tanah, ia membuka kepada publik soal geliat mafia tanah yang hendak menguasai lahan secara tidak sah.
Per Jumat(30/01/2024), kepada media ini, Frans Subur mengatakan, salah satu modus operandi dari mafia tanah ialah dengan memasang portal di lahan yang secara kepemilikan tidak sah dan tidak diakui secara regulasi.
Hal demikian ia katakan lantaran pihaknya mengalami tindakan mafia tanah terhadap polemik lahan bersertifikat di Toro Bembe, Labuan Bajo, Manggarai Barat.
Frans bersama pemilik lahan lainnya geram sebab prilaku mafia tanah yang secara sengaja memasang portal di akses jalan menuju lahan miliknya yang telah bersertifikat dan sah secara regulasi.
Pasang Portal Secara Sepihak, Frans Minta Presiden Turun Tangan Berantas Mafia Tanah
Tak terima dengan geliat mafia tanah yang hendak mencaplok dan menguasai lahan secara sepihak, Frans bersama pemilik lahan lainnya mendatangi lokasi dan membongkar portal yang dipasang oleh oknum yang diduga mafia tanah.
“Kami datang di sini untuk membuka Portal yang palang masuk di tanah kami yang sudah bersertifikat.ada sertifikat kepemilikan tanah kami. Selama ini, selama proses pengukuran tidak ada polemik yang ada di lokasi. Ternyata sekarang ada pemasangan Portal dan hari ini kami bongkar,” ungkap Frans













