Sementara kalau rokok Sniper, sumber itu menyebut seorang dari jawa sebagai penyalurnya bernama Dwi. Saga pun demikian, diketahui dikendalikan oleh penyalur dari jawa.
Omset dari penjualan rokok tersebut berjumlah miliaran rupiah. Jangkauan peredaran rokok tersebut pun sampai ke wilayah Bajawa dan sekitarnya.
Rokok ini mudah ditemukan di pasaran. Tidak hanya di kampung-kampung, bahkan di dalam kota Labuan Bajo pun sejumlah toko besar marak menjual rokok ilegal ini.













