Jika ingin menikmati wisata mewah di tengah alam juga bisa. Di kawasan Nihi Sumba terdapat berbagai vila dan resor bintang lima.
Mereka juga mengatakan, yang tak kalah penting, Sumba juga mengusung pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism). Di sana dilakukan program restorasi terumbu karang dan reboisasi hutan.
Sumba, Nusa Tenggara Timur, memang terkenal dengan keindahan alamnya yang begitu asri dan tenang.
Sumba juga terkenal dengan surga surfing bagi peselancar dalam negeri dan mancanegara.
Di Pantai Nihiwatu, terdapat hotel mewah di tebing laut. Tempat tersebut merupakan salah satu pantai terbaik di dunia dan merupakan spot surfing paling ramai yang sering dibicarakan.
Majalah travel internasional Travel+Leisure menobatkan Nihiwatu, Sumba, sebagai hotel terbaik dunia tahun 2016.
Nihiwatu Sumba mengalahkan hotel-hotel dari Australia, Ekuador, Cile, Selandia Baru, sampai Amerika Serikat.
Gulungan ombak di Pantai Nihiwatu disebut menantang dan mendapat julukan ‘God’s Left’ atau ‘Occy’s Left’, yang diambil dari nama surfer asal Australia Mark Occhilupo. Waktu terbaik untuk datang sekitar Juli sampai Agustus, yaitu saat angin bertiup cukup stabil.
Bahkan bagi peselancar profesional, gulungan ombak di Pantai Nihiwatu yang bisa mencapai tinggi dua sampai tiga meter tetap menantang. Namun begitu peselancar pemula bisa belajar surfing di spot Coconut Cove dengan ombak lebih tenang.
Nihi Sumba merupakan destinasi eksklusif selebritas dunia. Lokasinya berada di pesisir pantai selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan resor yang berada di atas tebing.













