Harianlabuanbajo– Sarinah, InJourney Hospitality, dan InJourney Aviation Services (IAS) kembali melanjutkan komitmennya dalam mendukung pengembangan destinasi pariwisata berkelanjutan di Indonesia melalui program InJourney Hospitality House (IHH). Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Cunca Wulang, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.
Pelatihan berlangsung dalam dua batch, yakni pada 7–9 Juli 2025 (Batch 2) dan 10–12 Juli 2025 (Batch 3). Sebanyak 129 peserta dari berbagai latar belakang seperti pemandu wisata, pengelola homestay, serta pelaku komunitas lokal, mengikuti pelatihan yang berfokus pada penguatan nilai-nilai keramahtamahan melalui pendekatan Product, Process, dan People (3P), pemahaman karakteristik wisatawan, komunikasi kepada wisatawan, serta strategi pengembangan destinasi berbasis potensi lokal.
Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan, menekankan bahwa pemberdayaan komunitas menjadi landasan utama dalam mengembangkan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan. “Masyarakat lokal adalah representasi pertama dari identitas sebuah destinasi. Ketika mereka memahami nilai-nilai hospitality dan memiliki rasa bangga terhadap budayanya, mereka bukan hanya menyambut wisatawan tetapi juga menyampaikan cerita, makna, dan kehangatan yang khas. Bagi Sarinah, memperkuat kapasitas mereka adalah bagian dari misi besar kami yaitu mengangkat budaya lokal, memperkuat ekosistem ekonomi komunitas, dan membawanya tampil di kancah global.”
Pemilihan lokasi pelatihan di kawasan ini menjadi bagian dari strategi mendekatkan peningkatan kapasitas SDM langsung ke destinasi yang tengah bertumbuh, sekaligus mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menciptakan pengalaman wisata yang berkelas.
Melalui kolaborasi ini, tiga entitas dalam InJourney Group turut menguatkan peran strategisnya dalam membentuk destinasi wisata yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga unggul dalam kualitas pelayanan. Sinergi lintas sektor ini menghadirkan pelatihan yang tak hanya berfokus pada teori, tetapi juga membangun pola pikir dan sikap pelayanan yang berakar pada karakter lokal.













