“Ada banyak kreativitas anak-anak muda di Labuan Bajo,” kata Gibran usai acara yang berlangsung di Escape Bajo, Sabtu.
“Ada beberapa masalah yang coba kami tampung, kami akan cari solusinya, seperti terkait ekonomi kreatif, pertanian, promosi wisata, hingga soal tiket pesawat yang mahal,” lanjutnya.
Ia mengatakan ada pula tantangan lainnya, misalnya terkait pasokan bahan kebutuhan hotel dan restoran di Labuan Bajo yang kebanyakan masih dari luar. Gibran sepakat agar kebutuhan pokok ini bisa disiapkan oleh masyarakat lokal.
“Kita mendorong semua restoran di Labuan Bajo ini agar wajib menggunakan pangan lokal. Ini penting untuk mendukung petani kita menikmati kemajuan pariwisata,” tutur Gibran.













