“Di The Nusa Dua, kami meyakini bahwa pengembangan kawasan pariwisata kelas dunia harus berjalan seiring dengan pemberdayaan masyarakat, pelestarian budaya, serta kepedulian terhadap lingkungan. Melalui pendekatan ESG, kami terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk dunia pendidikan dan seni budaya lokal, agar kehadiran ITDC memberikan nilai tambah yang inklusif dan berjangka panjang bagi Bali,” terang Agus.
Kesuksesan ITDC meraih kembali penghargaan Gold Award menjadi bukti akan komitmen perusahaan, untuk terus menghadirkan nilai tambah yang berkelanjutan. Bukan hanya melalui pengembangan kawasan pariwisata berkelas dunia, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi masyarakat, budaya, dan lingkungan sekitar.
Agus menambahkan, capaian ITDC ini, sekaligus sebagai momentum mengukuhkan komitmen, supaya pembangunan berkelanjutan yang dilakukan, terus memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat dan negara.













