Menu

Mode Gelap
 

Daerah

Jangkar Kapal Apik Hancurkan Terumbu Karang di Sebayur Kecil


					Tangkapan layar video kerusakan terumbu karang di Sebayur Kecil.(Acik) Perbesar

Tangkapan layar video kerusakan terumbu karang di Sebayur Kecil.(Acik)

Ia menambahkan, peristiwa tersebut sangat disayangkan mengingat wisata bahari kini menjadi daya tarik utama Labuan Bajo, bahkan mulai menggeser dominasi wisata berbasis satwa Komodo.

“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini, karena jumlah tamu yang datang menikmati keindahan bawah laut di Labuan Bajo meningkat signifikan. Ikonik di Labuan Bajo sekarang bukan Komodo dragon lagi, tapi sudah bergeser ke wisata baharinya,” ujar Marsel.

Menurutnya, wisatawan penyelam dan snorkeler bahkan dapat tinggal hingga satu minggu di Labuan Bajo, dan sebagian besar merupakan repeat guest yang rutin datang setiap tahun untuk menikmati pesona bawah lautnya.

“Tamu diving dan snorkeling bisa tinggal satu minggu di Labuan Bajo, dan banyak repeat guest yang setia datang tiap tahun untuk diving, bukan untuk lihat Komodonya,” tambahnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab profesi, P3Kom berkomitmen untuk mengumpulkan data pelanggaran di lapangan, serta mendorong pihak terkait agar segera melakukan rehabilitasi dan penanaman kembali terumbu karang yang rusak.

Artikel ini telah dibaca 214 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemdes Golo Riwu Tetapkan APBDes 2026, Pemberdayaan dan Kesehatan Jadi Titik Fokus

6 Maret 2026 - 19:07

Laporan Suhardi Masuk Tahap Penyidikan, Kuasa Hukum Ungkap Penyidik Kantongi Alat Bukti

6 Maret 2026 - 08:32

Kongres Biasa PSSI Manggarai Barat Simpulkan 4 Titik Fokus, Termasuk Pembinaan Usia Dini

1 Maret 2026 - 21:06

Golo Riwu Jadi Lumbung Porang 2026, Kades Edo Luncurkan Program ‘Investor Serbu Desa’

1 Maret 2026 - 15:02

DPRD Perindo Mabar Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Tindak Pidana Pemalsuan Surat

26 Februari 2026 - 08:21

Dugaan Pemalsuan Dokumen,Anggota DPRD Mabar Diperiksa Reskrim Polres Mabar

25 Februari 2026 - 18:36

Trending di Daerah