Ichal, yang turut membidani kebangkitan olahraga ini lewat Labuan Bajo Takraw Turnamen pada Oktober lalu, menyoroti efisiensi skuad Mabar.
Meski hanya menurunkan tim senior—berbeda dengan Sabu Raijua yang turun dengan kekuatan penuh dari usia dini—Mabar mencatatkan tingkat keberhasilan 100 persen di tiga nomor yang diikuti.
Menurut Ichal, keberhasilan ini membuktikan potensi atlet senior Mabar tidak pernah hilang, hanya kekurangan panggung. Ia mengapresiasi pelatih Timotius Silvester Geli yang berhasil membangun disiplin dan mentalitas juara di tengah keterbatasan.













