Meski demikian, Ichal mengingatkan PSTI Mabar agar tidak terlena. Dominasi Kabupaten Sabu Raijua di kategori pelajar SD dan SMP harus dianggap sebagai peringatan serius bagi keberlangsungan prestasi Mabar di masa depan.
“Euforia tiga emas ini tidak boleh membuat kita terlena. Dominasi Sabu Raijua di kategori pelajar adalah ‘alarm’ nyata. Jika ingin mempertahankan hegemoni lima hingga sepuluh tahun ke depan, pembinaan usia dini adalah harga mati,” tegasnya.
Prestasi ini juga dinilai memperkuat posisi tawar Sepak Takraw di mata pemangku kebijakan. Ichal sepakat dengan Ketua PSTI Mabar, Fitalis H. Sukario, bahwa tiga medali emas ini adalah “proposal” paling kuat untuk diajukan kepada pemerintah daerah dan donatur.













