Menu

Mode Gelap
 

News · 16 Des 2023

PT Flobamor Gelar Konsultasi Publik Penyesuaian Tarif Jasa Wisata Alam di Kawasan TNK


 Konsultasi Publik tarif jasa wisata alam di Kawasan TNK Perbesar

Konsultasi Publik tarif jasa wisata alam di Kawasan TNK

Harianlabuanbajo PT Flobamor melakukan Konsultasi Publik Penyesuaian Tarif Jasa Wisata Alam ( Jasa Pemandu ) di Loh Liang Pulau Komodo dan Padar Selatan Pulau Padar.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Hendrikus Rani Siga, S.Hut yang dihadiri oleh sejumlah asosiasi pariwisata di Labuan Bajo yang dilaksanakan di hotel Grand Prundi, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, Senin (11/12/2023).

Dalam sambutannya, Kepala Balai Taman Nasional Komodo (BTNK) Hendrikus Rani Siga,  mengatakan konsultasi publik ini salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas dari pemegang ijin jasa untuk pemanduan atau juga pemegang ijin lainnya.

“Konsultasi publik ini salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas dari pemegang ijin jasa untuk pemanduan atau juga pemegang ijin lainnya termasuk koperasi yang sudah dilakukan beberapa waktu yang lalu termasuk juga PT Flobamor harus melakukan hal yang sama jadi tidak ada pilihan harus melakukan konsultasi publik lebih dahulu baru diambil keputusan baru disosialisasikan lagi kepada pemangku kepentingan,” ucapnya

“Kemudian isu yang kedua ini memang momen penerapan tarif itu juga saya sudah berikan arahan kepada PT Flobamor jangan sampai hari ini ambil keputusan besoknya diterapkan nggak bisa begitu itu akan menyulitkan pelaku pariwisata jadi harus ada jangka waktu jangan sampai teman-teman sudah menjual paket tiba-tiba ada kenaikan harga tiket dan itu akan menjadi gejolak,” lanjut Hendrikus

Ia juga menegaskan posisi BTNK itu netral dan tidak dalam posisi mendukung kenaikan harga tiket pemanduan atau menolak. Kata dia sebagai fasilitator BTNK akan memfasilitasi semua pemegang ijin jasa untuk menyampaikan rencana-rencananya termasuk PT Flobamor.

“Saya perlu tegaskan bahwa Balai TNK tidak dalam posisi mendukung kenaikan harga tiket ini atau menolak, posisi BTNk itu netral. Kami sebagai fasilitator memfasilitasi semua pemegang ijin untuk menyampaikan rencana-rencananya termasuk PT Flobamor,” tegasnya

Hendrikus berharap kegiatan tersebut akan menjadi forum komunikasi bersama untuk mengantisipasi bila terjadi gejolak.

“Kalau komunikasi buntu segala persoalan itu bisa ditafsirkan macam-macam tetapi kalau ada forum komunikasi seperti ini bisa kita jelaskan, oh maksud begini sehingga cepat kita antisipasi kalau terjadi gejolak. Jadi forum ini dimanfaatkan semaksimal mungkin dan mudah-mudahan bisa mendapatkan hasil sebagaimana yang bisa diharapkan oleh kita semua,” ucapnya

Direktur Operasional PT Flobamor, Abner Runpah mengatakan penyesuaian tarif jasa pemanduan menitik beratkan dua isu yaitu kualitas pelayanan, keamanan dan kenyamanan dan bagaimana menjaga pariwisata yang keberlanjutan.

“Jadi tarif jasa pemanduan ini, kenapa harus ada penyesuaian jadi kita menerapkan atau menitik beratkan pada dua isu yaitu kualitas pelayanan, keamanan dan kenyamanan dan yang kedua bagaimana kita menjaga pariwisata yang keberlanjutan jadi ada unsur pelestarian dan juga ada unsur menjaga konservasi walaupun di satu sisi kita harus meningkatkan pelayanan, keamanan, dan kenyamanan,” ungkapnya

Abner menambahkan prinsip penyesuaian tarif jasa pemanduan bukan menyasar pada money oriented tetapi lebih meningkatkan pada quality opservice.

“Jadi prinsipnya bukan menyasar pada money oriented justru karena kita ini BUMD Provinsi NTT kalaupun ada keuntungan pasti akan kembali lagi ke pemerintah dan juga lebih meningkat pada quality opservice. Quality Opservis ini yang perlu kita utarakan atau kita sosialisasikan kepada publik lewat media sosial, pendekatan informal, dan lain-lain,” ucapnya

Ia juga mengatakan kenaikan tarif ini tentunya telah melalui analisa komprehensif dan pertimbangan-pertimbangan substansif namun tidak berdasarkan pada hitungan-hitungan.

“Kenaikan tarif ini tentunya telah melalui analisa komprehensif dan pertimbangan-pertimbangan substansif namun tidak berdasarkan pada hitungan-hitungan. Okelah kita berdasarkan pada hitungan-hitungan namun pada satu sisi lain kita harus memperhatikan etika yaitu kembali mengkonsultasikan kepada teman-teman,” ujarnya.

Sebagai pribadi dan juga pimpinan PT Flobamor, Abner menyampaikan permohonan maaf kepada para pelaku pariwisata atas ketidaknyamanan dalam beberapa tahun terakhir terkait adanya perubahan harga jasa pemanduan.

“Saya menyampaikan permohonan maaf secara pribadi dan sebagai pimpinan PT Flobamor dengan adanya hal-hal yang beberapa tahun terakhir ini kita saling memanas di lapangan karena adanya perubahan harga dan lain-lain itu sekali lagi saya menyampaikan permohonan maaf. Memang secara legal kita berhak menaikkan harga pemanduan namun secara etika mungkin itu tidak etis dan alangkah baiknya saya mengundang semua pelaku pariwisata untuk melakukan konsultasi publik terlibat dahulu,” pungkasnya

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 25 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Titiek Soeharto Sampaikan Pesan Manis ke Prabowo Usai Sandang Jenderal Kehormatan

1 Maret 2024 - 17:28

Panwaslucam Cibal Barat Tertibkan Semua APK Peserta Pemilu

11 Februari 2024 - 21:11

Siaga Bencana, Kapolres Mabar Cek Kesiapan Peralatan SAR

5 Januari 2024 - 08:52

Gibran Serap Aspirasi Anak Muda dan Komunitas Kreatif di Labuan Bajo

30 Desember 2023 - 17:42

Gelar Posyandu Lansia Desa Batu Cermin di Pantai Pasir Panjang, Yovita Dewi: Lansia Butuh Perhatian Khusus

15 Desember 2023 - 17:08

Tanggapi Pencabutan Plang Pajak Loccal Collection , Aktivis Sebut Pengusaha Mitra Pemda

8 Desember 2023 - 18:40

Trending di News