Harianlabuanbajo– Ketimpangan pembangunan infrastuktur akses pendidikan di Kabupaten Manggarai Barat dialami oleh Siswa/i SMKN 1 Boleng,Desa Golo Sepang, Kecamatan Boleng.
Setiap musim hujan tiba,siswa/i harus berhadapan dengan derasnya arus sungai Wae Hento yang merupakan akses utama menuju Sekolah yang terletak tak jauh dari Kampung Nampar.
Akses penghubung Kampung Hento dan Kampung Ngancar itu menjadi lintasan utama siswa/i meski berhadapan dengan risiko yang tak menjamin keselamatan.
Absen, pilihan yang tepat bagi siswa SMKN 1 Boleng untuk menghindari risiko buruk ketika menyeberangi sungai Wae Hento menuju sekolah.













