“Kawasan Industri Bolok memiliki posisi strategis secara geografis, dengan akses langsung ke laut yang dapat mendukung kegiatan ekspor-impor dan konektivitas logistik. Pemerintah daerah bersama pengelola kawasan harus terus melakukan promosi aktif kepada calon investor melalui perbaikan fasilitas, promosi nasional dan internasional, serta kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk Bea Cukai Kupang dan asosiasi bisnis. Kita harus proaktif,” ujar Wagub Johni Asadoma.
Sejumlah rencana jangka menengah juga mencakup pembangunan fasilitas pendukung seperti reservoir air bersih, ruang gudang siap pakai, hingga peluang pengembangan pelabuhan New Kupang Port, yang direncanakan akan memperkuat fungsi kawasan ini sebagai pusat logistik dan nilai tambah industri.
Johni kembali menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk terus mendukung percepatan pengembangan KIB dengan regulasi yang kondusif dan dukungan fasilitas yang memadai.
“Ini potensi yang kita miliki. Investasi yang masuk ke kawasan ini akan mampu menciptakan dampak ganda bagi masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di NTT.” Jelas Johni Asadoma.













