Orang nomor satu di Kota Pariwisata Super Premium itu pun mengajak seluruh elemen masyarakat agar berkolaborasi menjaga lingkungan beserta ekosistemnya.
“Bakau ditebang untuk kepentingan pembangunan hotel. Bakaunya 10 tahun lalu tumbuh subur. Saat ini kita melihatnya menangis. Sudah hancur berantakan bakaunya. Yang ada itu hotel hotel mewah,” ujar Edistasius Endi













