Menu

Mode Gelap
 

Uncategorized

Kadin Indonesia dan YBLL Dorong Ekonomi Restoratif dan Berkelanjutan Lewat Impact Investment Day 2024


					Impact Investment Day(ist) Perbesar

Impact Investment Day(ist)

IID berisi serangkaian acara yang memungkinkan peserta berkesempatan menyaksikan presentasi proyek inovatif dan berbagi wawasan dengan para ahli di bidang restorasi dan keberlanjutan. Hari pertama diisi oleh kegiatan tour ke Rumah Produksi Bersama Bambu (RPB) untuk menyaksikan langsung upaya restoratif melalui budidaya dan pemanfaatan bambu. RPB merupakan kerja sama antara Kementerian LHK, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pemberdayaan Manusia,  Pemda NTT dan YBLL.

Sementara hari kedua diisi oleh kegiatan sharing, workshop dan matchmaking yang mempertemukan inisiator dan investor.  Sesi  IID Talk akan membahas peran pembangunan berkelanjutan dalam masa depan ekonomi dan lingkungan Indonesia Timur dengan menghadirkan para ahli dan pemimpin pemikiran antara lain Boon Heong Ng (CEO Temasek Foundation), Dr. Joko Tri Haryanto (Direktur BPDLH), dan Stela Nau (pendiri NTT Muda).

Sesi IID Learn memberikan kesempatan praktis bagi peserta untuk mempelajari cara mengembangkan inisiatif berorientasi dampak, yang difasilitasi oleh Leverate Group dan Impact Investment Exchange. Sementara sesi IID Pitch and Matchmaking adalah sesi khusus di mana para inisiator yang terkurasi dipasangkan dengan panel investor dan impact enabler potensial.  Sejumlah impact drivers yang turut berpartisipasi antara lain, BambooCoop, EcoNusa Foundation, Jaga Semesta, Javara, Krealogi, Spedagi, Tiga Pilar Pertiwi, TORAJAMELO, Blue School, dan beberapa impact entrepreneurs dari program Bangun Wirausaha Perempuan Berdaya (BUILD) dari Angin Foundation yaitu Kalara Borneo, Riles Lestary, Tenun.In, dan Timor Moringa.

Kerja Sama

Upacara pembukaan juga ditandai dengan penandatanganan dua dokumen kerja sama. Yang pertama adalah antara YBLL dengan PT. Freeport Indonesia (PTFI) untuk pengembangan bambu berbasis ekonomi restoratif, pemberdayaan perempuan, pembangunan rendah karbon dan inklusif di Timika (Papua Tengah) dan Flores (NTT). Penandatanganan dilakukan Monica Tanuhandaru dan Wakil Presiden Direktur PTFI, Jenpino Ngabdi.

Artikel ini telah dibaca 276 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

SMAN 1 Elar Sukses Menyabet 6 Piala Pada Kegiatan FLS2N, O2SN, Kihajar STEM dan Lomba Vlog Tingkat Kabupaten Manggarai Timur

1 Mei 2025 - 23:02

Siaga Pilkada, PLN UP3 Flores Barat Terjunkan 415 Personel

21 November 2024 - 09:41

Kader Nasdem Tinggalkan Edi Endi, Alih Dukung Mario-Richard

6 Oktober 2024 - 19:15

Nasdem Minta Demokrat Jalan Bareng di Pilkada Mabar 2024

4 Mei 2024 - 07:43

Edistasius Endi, Ketua DPW Nasdem NTT.(Ist)

Penuhi Kebutuhan SDM di Tengah Keterbatasan, Paud Bea Mese Butuh Sentuhan Donatur

25 Februari 2024 - 08:14

Jelang Labuan Bajo Marathon 2023, IFG Gelar Media Fun Run 

16 Oktober 2023 - 00:33

Trending di News