Selain mempermudah pengawasan dan pendampingan, pengaturan kuota bagi wisatawan tentu akan akan memberikan kenyamanan bagi para wisatawan saat melakukan aktivitas wisata baik di Loh Liang maupun Pulau Padar.
Berangkat dari pengalaman yang ada, tanpa adanya pembatasan kunjungan akan berdampak pada berkurangnya kualitas pelayanan dan pendampingan bagi wisatawan. Selain itu adanya penumpukan wisatawan tentu akan menimbulkan ketidaknyamanan wisawatan.
“satu – satunya cara ya gunakan aplikasi, diatur batas kunjungan, termasuk jam kunjungan. Kalau sudah diatur, otomatis tamu akan datang sesuai dimana waktunya ada slot untuk berkunjung. Jika slotnya sudah penuh, misalnya sehari hanya maksimal 1000 orang, ya sudah, cukup 1000 orang. Tamu ke 1001 dan seterusnya digeser untuk hari berikut.” Paparnya.
Abner juga menegaskan bahwa dalam upaya memastikan keberlangsungan konservasi di Kawasan Taman Nasional Komodo pihaknya terus menjalin komunikasi dan kerja kolaborasi dengan berbagai pihak.













