Ia juga menambahkan dalam perbaikan fasilitas di beberapa titik obyek wisata, pihaknya harus minta ijin ke Balai TNK. Oleh karena itu feedback dari masyarakat sangat diperlukan.
“Untuk perbaikan sarpras tentu kami harus meminta ijin dari balai, oleh karenan itu feedback masyarakat sangat kami perlukan,” pungkasnya.
Abner menyebutkan, PT Flobamor sendiri sedari awal telah memiliki komitmen yang kuat untuk memenuhi semua kewajiban dalam perjanjian kerjasama bersama BTNK demi upaya menjaga keberlangsungan konservasi di Taman Nasional Komodo.
“Kami sudah berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan, karena kita tidak hanya memikirkan soal revenue tetapi juga bagaimana soal kualitas pelayanan. Yang pasti kami akan menegaskan komitmen itu seperti menjalankan asuransi, perbaikan fasilitas dll,” tutupnya.













