“Saya perlu tegaskan bahwa Balai TNK tidak dalam posisi mendukung kenaikan harga tiket ini atau menolak, posisi BTNk itu netral. Kami sebagai fasilitator memfasilitasi semua pemegang ijin untuk menyampaikan rencana-rencananya termasuk PT Flobamor,” tegasnya
Hendrikus berharap kegiatan tersebut akan menjadi forum komunikasi bersama untuk mengantisipasi bila terjadi gejolak.
“Kalau komunikasi buntu segala persoalan itu bisa ditafsirkan macam-macam tetapi kalau ada forum komunikasi seperti ini bisa kita jelaskan, oh maksud begini sehingga cepat kita antisipasi kalau terjadi gejolak. Jadi forum ini dimanfaatkan semaksimal mungkin dan mudah-mudahan bisa mendapatkan hasil sebagaimana yang bisa diharapkan oleh kita semua,” ucapnya
Direktur Operasional PT Flobamor, Abner Runpah mengatakan penyesuaian tarif jasa pemanduan menitik beratkan dua isu yaitu kualitas pelayanan, keamanan dan kenyamanan dan bagaimana menjaga pariwisata yang keberlanjutan.
“Jadi tarif jasa pemanduan ini, kenapa harus ada penyesuaian jadi kita menerapkan atau menitik beratkan pada dua isu yaitu kualitas pelayanan, keamanan dan kenyamanan dan yang kedua bagaimana kita menjaga pariwisata yang keberlanjutan jadi ada unsur pelestarian dan juga ada unsur menjaga konservasi walaupun di satu sisi kita harus meningkatkan pelayanan, keamanan, dan kenyamanan,” ungkapnya
Abner menambahkan prinsip penyesuaian tarif jasa pemanduan bukan menyasar pada money oriented tetapi lebih meningkatkan pada quality opservice.













