Kata Rofi, tingkat kunjungan wisatawan yang kian pesat berdampak pada banyaknya sampah yang dihasilkan. Dan sampah tersebut tidak dikelola dengan baik.
“Apalagi Labuan Bajo sekarang semakin banyak turisnya, semakin banyak hotelnya, timbulan sampahnya semakin bertambah. Di sisi lainnya sistem pengolahannya menurut hemat saya perlu kita diperbaiki lagi. Kita perlu bersinergi lagi bagaimana Pemerintah Daerah, masyarakat atau swasta,” kata Rofi.
Melihat masalah tersebut, Pemerintah pusat mendorong Pemda untuk melakukan perbaikan tata kelola pengolahan sampah di Labuan Bajo.
“Secara infrastruktur saya kira sudah ada di Labuan Bajo ini tapi perlu kerjasama dengan masyarakat bagaimana masyarakat bisa mulai mengolah sampahnya sejak dari rumah. Saya kira itu juga yang paling penting karena di berbagai negara juga kita belajar pengolahan sampah itu sejak dari rumah,” lanjut dia.













