Menu

Mode Gelap
 

Daerah

Sunset Talk Mawatu Bareng RRI Labuan Bajo:Bedah Ketimpangan dan Masa Depan Pariwisata Labuan Bajo


					Sunset talk Mawatu bareng RRI SP Labuan Bajo, Minggu(29/03/2026).ist Perbesar

Sunset talk Mawatu bareng RRI SP Labuan Bajo, Minggu(29/03/2026).ist

 

Harianlabuanbajo–Bedah masa depan Pariwisata, seni dan ekonomi krearif Labuan Bajo, Mawatu dan RRI SP Labuan Bajo melaksanakan ‘Sunset Talk’ di Kawasan Mawatu, Minggu (29/03/2026).

Acara ini menghadirkan para pemangku kebijakan dan pelaku industri kreatif di destinasi super prioritas Labuan Bajo.

Diskusi ini secara khusus menyoroti ketimpangan antara popularitas wisata bahari yang mendominasi dan perlunya penguatan sektor wisata darat serta keterlibatan nyata masyarakat lokal dalam ekosistem pariwisata premium.

Mawatu Labuan Bajo.ist

Pada sesi diskusi, Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Barat, Drs. Fransiskus Sales Sodo menekankan pentingnya tata kelola Labuan Bajo melalui sinkronisasi kebijakan yang intensif karena ekosistemnya yang kompleks.

“Pariwisata Labuan Bajo adalah ekosistem yang sangat kompleks, terutama dengan adanya Taman Nasional Komodo. Saat ini, sekitar 95% kunjungan wisatawan masih terpusat di laut, dengan proporsi wisatawan asing mencapai 78%. Kami sedang menyusun aplikasi SIORA yang diintegrasikan dengan aplikasi daerah ‘Gendang Mabar’ untuk memperbaiki sistem reservasi dan pengawasan, agar ada konsolidasi antara regulasi dan implementasi di lapangan,”ujar Fransiskus

Pada kesempatan yang sama, Plt. Direktur Utama BPOLBF, Andi MT Marpaung, menyampaikan kebanggaannya atas penobatan TN Komodo sebagai tempat terindah nomor dua di dunia oleh majalah Time Out. Namun, ia juga memperingatkan risiko kejenuhan wisatawan jika hanya mengandalkan alam.

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anggota DPRD Mabar Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat

3 April 2026 - 22:11

Darmansah Siap Bertarung Pada Bursa Pilkades Batu Tiga

2 April 2026 - 15:46

Mustajib Diakui Pemerintah Sebagai Tua Golo Nggoer, Kuasa Hukum Suhardi Ungkap Kejanggalan Pengangkatan Sakarudin

30 Maret 2026 - 16:05

H Kembali Diperiksa Polisi, Kuasa Hukum Suhardi Sebut Laporannya Terindikasi Memenuhi Unsur Pidana

28 Maret 2026 - 09:03

Kunjungi Petani di Welak, Ketua Yayasan Bakti Kampung Halaman Siap Bangun Ekosistem Jagung dari Hulu ke Hilir

24 Maret 2026 - 13:15

Pemdes Golo Riwu Tetapkan APBDes 2026, Pemberdayaan dan Kesehatan Jadi Titik Fokus

6 Maret 2026 - 19:07

Trending di Daerah